G
N
I
D
A
O
L

Prodi Teknologi Hasil Pertanian Unpatti Gelar PKM Pengolahan Kelapa dan Tetapkan Desa Uraur sebagai Desa Binaan

Seram Bagian Barat – Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP), Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Uraur, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada 25 September 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Program Studi Teknologi Hasil Pertanian dan Pemerintah Desa Uraur, sebagai bagian dari penguatan Desa Uraur menjadi Desa Binaan Prodi THP Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.

Kegiatan PKM mengangkat tema pelatihan pengolahan produk olahan kelapa dengan sasaran utama ibu-ibu PKK Desa Uraur. Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah komoditas kelapa menjadi produk bernilai tambah serta berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga maupun usaha mikro berbasis sumber daya lokal.

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim Program Studi THP memberikan penjelasan mengenai pemanfaatan kelapa sebagai bahan baku berbagai produk olahan, teknik pengolahan yang baik, aspek sanitasi dan higiene, hingga pentingnya peningkatan mutu serta daya tarik produk. Peserta juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung sehingga materi yang diberikan dapat diterapkan dalam kegiatan produksi di tingkat rumah tangga.

Kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Namun, peningkatan nilai ekonomi komoditas tersebut sangat bergantung pada kemampuan masyarakat melakukan diversifikasi dan pengolahan hasil. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi produk dan kewirausahaan masyarakat desa berbasis kelapa.

Uraur Menjadi Desa Binaan Prodi THP

Momentum PKM tersebut semakin diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Pattimura dengan Pemerintah Desa Uraur.

Kerja sama ini menjadi landasan bagi pelaksanaan program pembinaan secara lebih terencana dan berkelanjutan. Dengan ditetapkannya Desa Uraur sebagai desa binaan, Prodi THP diharapkan dapat mengintegrasikan berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki desa.

Program pembinaan ke depan dapat diarahkan pada peningkatan teknologi pengolahan hasil pertanian, pengembangan dan diversifikasi produk pangan lokal, peningkatan mutu dan keamanan pangan, desain kemasan, penguatan kelembagaan kelompok usaha, hingga pendampingan dalam pengembangan produk unggulan desa.

Kerja sama tersebut juga merupakan implementasi nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendekatkan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.

Program Studi Teknologi Hasil Pertanian memandang bahwa keberhasilan pengabdian kepada masyarakat tidak cukup dilakukan melalui kegiatan pelatihan yang bersifat sesaat. Diperlukan pendampingan yang berkesinambungan agar pengetahuan dan teknologi yang diperkenalkan dapat berkembang menjadi aktivitas produktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Melalui status Desa Uraur sebagai desa binaan, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kelompok PKK, serta berbagai elemen masyarakat diharapkan semakin kuat. Kerja sama ini juga membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa Prodi THP untuk mengembangkan kegiatan akademik yang berangkat dari persoalan dan potensi nyata di masyarakat.

Kegiatan PKM berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mengikuti proses pelatihan dan demonstrasi pengolahan produk kelapa serta berdiskusi mengenai peluang pengembangan produk yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan baku lokal.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Pattimura menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam pemberdayaan masyarakat, hilirisasi hasil pertanian, dan penguatan ekonomi desa berbasis potensi sumber daya lokal di Maluku.